Gali Jejak Sejarah Ternate Mahasiswa Ilmu Sejarah Unkhair Gelar Kuliah Lapangan Arkeologi dan Kebudayaan Maritim
Ternate— Puluhan mahasiswa Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan kuliah lapangan untuk mata kuliah Pengantar Arkeologi dan Kebudayaan Maritim Maluku Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan situs-situs bersejarah secara langsung serta memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai warisan budaya dan kebaharian di Ternate.
Dalam eksplorasi sejarah ini, para mahasiswa mengunjungi sejumlah lokasi penting, diawali dari Kampung Tua Foramadiahi yang kaya akan nilai historis, dilanjutkan dengan ziarah dan observasi di Makam Sultan Babullah. Perjalanan kemudian berlanjut ke kompleks Benteng Gamlamo di Kastela, Benteng Fuerza Nueva, hingga menyusuri area barangka (sungai) di dekat SMK, tempat ditemukannya sisa-sisa struktur benteng masa lalu.
Dosen pengampu mata kuliah, Dr. Nurachman Iriyanto, menyampaikan bahwa pengamatan lapangan ini sangat krusial untuk melatih kepekaan analisis arkeologis para mahasiswa.
"Belajar sejarah dan arkeologi maritim tidak cukup hanya melalui literatur di dalam kelas. Dengan melihat langsung material bangunan benteng, peninggalan makam, hingga sisa struktur di area barangka, mahasiswa dapat memahami bagaimana posisi strategis Ternate dalam jaringan maritim global masa lalu serta bagaimana masyarakat lokal berinteraksi dengan bentang alamnya," ujar Nurachman
Sementara itu, Dwi Sumaiyyah Makmur yang turut mendampingi jalannya kegiatan menekankan pentingnya kesadaran menjaga warisan sejarah yang ada di sekitar masyarakat.
"Kunjungan ke situs seperti Kampung Tua Foramadiahi dan peninggalan benteng di sekitar area pemukiman warga memberikan pemahaman nyata bahwa jejak sejarah itu ada di dekat kita. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengidentifikasi objek arkeologi, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian cagar budaya di Maluku Utara," ungkap Dwi Sumaiyyah
Kegiatan kuliah lapangan ini berlangsung dengan lancar dan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Melalui observasi langsung ini, mahasiswa Ilmu Sejarah Unkhair diharapkan dapat menyusun laporan analisis situs yang komprehensif sebagai bagian dari pemenuhan tugas akademik sekaligus kontribusi pemikiran bagi pelestarian sejarah lokal.