05 Sep 2026 Humas Post Dibaca 36 kali

Diskusi Komunitas Kampong Tua Foramadiahi: Menjaga Ingatan, Tradisi, dan Identitas Sejarah Ternate

Diskusi Komunitas Kampong Tua Foramadiahi: Menjaga Ingatan, Tradisi, dan Identitas Sejarah Ternate

Ternate, Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun (FIB Unkhair) menggelar diskusi akademik bersama mahasiswa dan dosen bertema “Menelusuri Jejak Sejarah Kampong Tua Foramadiahi: Dari Ingatan, Tradisi, hingga Identitas” pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan berbasis komunitas ini berlangsung di kediaman Dr. Umi Barjiah, M.A., menghadirkan ruang dialog interaktif untuk mengulas kembali posisi historis Foramadiahi sebagai salah satu permukiman tertua di Pulau Ternate.

Diskusi ini menyoroti pentingnya tradisi lisan, memori kolektif warga, serta artefak budaya lokal dalam merekonstruksi sejarah Foramadiahi yang berkelanjutan. Selain menjadi ruang refleksi akademis, pertemuan ini dirancang untuk mempererat tradisi keilmuan antara pengajar dan mahasiswa Ilmu Sejarah FIB Unkhair dalam membina kesadaran sejarah lokal.

Dr. Umi Barjiah, M.A. menekankan pentingnya menjaga kontinuitas ingatan sejarah masyarakat di tengah arus modernitas 

“Foramadiahi bukan sekadar ruang geografis atau artefak fisik, melainkan fondasi identitas dan memori sejarah masyarakat Ternate. Melalui penggalian ingatan kolektif dan tradisi tutur warga lokal, kita dapat menyusun kesadaran sejarah yang lebih komprehensif bagi generasi muda,” ujar Dr. Umi Barjiah.

Sementara itu, Dr. Nurachman Iriyanto, M.A. menyampaikan sudut pandangnya terkait metodologi dan pendekatan historis-arkeologis dalam mengkaji Kampong-kampong bersejarah.

“Pendekatan sejarah lisan dan entografi sejarah sangat krusial dalam memahami dinamika sosial di Foramadiahi. Kegiatan diskusi seperti ini memberikan pengalaman lapangan langsung bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori akademis dengan tradisi hidup di tengah masyarakat,” jelas Dr. Nurachman Iriyanto.

Melalui diskusi ini, para peserta diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam dokumentasi sejarah serta pelestarian warisan budaya di Maluku Utara.